Senin, 26 Oktober 2015

obat asam lambung

inilah beberapa obat untuk asam lambung
1. Cincau
Ramuan Tradisional Penurun Asam LambungCincau (Hanzi: 仙草, pinyin: xiancao) adalah gel berupa agar-agar yang diperoleh dari perendaman daun (atau organ lain) tanaman tertentu di dalam air. Gel terbentuk karena daun tanaman ini mengandung karbohidrat yang mampu mengikat molekul air. Kata “cincau” berasal dari dialek Hokkian sienchau (Hanzi: 仙草, pinyin: xiancao) yang biasa diucapkan di kalangan Tionghoa di Asia Tenggara. Cincau sendiri dalam bahasa aslinya sebenarnya adalah nama tumbuhan (Mesona spp.) yang menjadi bahan pembuatan gel ini.
Caranya:
  • Ambil 1 genggam daun cincau (berat sekitar 80 g basah).
  • Daun dicuci dan ditumbuk halus.
  • Remas dengan air masak seperlunya dan disaring,
  • Diberi air kapur sirih seperlunya supaya menjadi kental.
  • Setelah menggumpal kemudian makanlah dengan air gula atau sirup.
  • Cara ini dilakukan 3x sehari, masing-masing dengan ukuran cup sekitar 200 cc.
2. Meniran
Ramuan Tradisional Penurun Asam LambungMeniran atau Phyllanthus urinaria merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki bentuk batang bulat, basah dan juga tingginya kurang dari 50 cm. Daun tanaman meniran bertulang menyirip genap, setiap 1 tangkai memiliki senyawa daun dengan ukuran kecil dan berbentuk oval. Bunga dari tanaman ini terdapat dalam setiap ketiak daun dan menghadap ke bagian bawah. Meniran dulu hidup di alam liar pada lahan terbuka, tepi sungai, tanah berpasir, dan pantai. Meniran adalah tanaman herbal yang mudah sekali untuk tumbuh. Pada umumnya meniran tidak dipelihara, karena dianggap sebagai tumbuhan rumput biasa. Meniran dapat tumbuh subur di tempat yang lembab pada ketinggian rendah 1.000 meter di atas permukaan laut. Senyawa kimia yang terkandung dalam tubuh meniran adalah zat filantin, kalium, resin dan penyamakan.
Caranya:
  • Cuci 1 genggam meniran
  • Rebus 1 genggam daun meniran tersebut ke dalam 3 gelas air bersih.
  • Rebus hingga volume airnya tinggal setengahnya.
  • Setelah dingin, saring dan minumlah dengan madu seperlunya.
  • Cara ini dilakukan 3x sehari.
3. Mentimun
Ramuan Tradisional Penurun Asam LambungMentimun, ketimun atau timun (Cucumis sativus L; suku labu-labuan atau Cucurbitaceae) merupakan tanaman yang menghasilkan buah yang dapat dimakan. Buah ini biasanya dipanen saat belum masak benar dan dijadikan sebagai bahan sayuran atau toner (penyegar), tergantung pada spesiesnya. Mentimun dapat ditemukan dalam berbagai hidangan dari seluruh dunia dan berisi air yang cukup di dalamnya sehingga memiliki fungsi menyejukkan.
Caranya:
  • Belilah mentimun yang masih segar. Pastikan kulit mentimun hijau tanpa bintik-bintik hitam ataupun kuning. Mentimun yang kekuningan atau layu menunjukkan kurangnya kesegaran.
  • Iris mentimun dengan ukuran memanjang sekitar 1 cm. Makan 2 potong mentimun setiap 2 jam untuk menyembuhkan asam lambung berlebih.
  • Anda bisa makan irisan mentimun lebih banyak ataupun sedikit tergantung pada parahnya gejala.
  • Kupas dan buang bijinya untuk menjaga kesegaran dan kandungan gizinya.
  • Campur mentimun dengan bahan lain yang juga berkhasiat meredakan asam lambung, seperti wortel, yoghurt, mint, ataupun bawang putih mentah atau campurkan 1 cangkir yogurt dan setengah mentimun parut dengan merica, garam, dan bawang putih secukupnya.
  • Gunakan irisan mentimun dalam salad, tapi jangan terlalu banyak menggunakan cuka untuk menyembuhkan keasaman lambung, karena jika menggunakan cuka terlalu banyak hanya akan membuat lambung semakin asam.
4. Kunyit
Ramuan Tradisional Penurun Asam LambungKunyit atau kunir, (Curcuma longa Linn. Syn. Curcuma domestica Val.) merupakan salah satu tanaman rempah-rempah dan tanaman asli dari Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian menyebar ke daerah Indonesia, Malaysia, Australia dan bahkan Afrika. Hampir semua orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah-rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu kuliner, jamu ataupun untuk menjaga kesehatan dan juga kecantikan. Sifat-sifat kunyit yang dapat menyembuhkan luka telah dilaporkan sejak tahun 1953. Sebuah studi kasus untuk sakit perut akibat tukak lambung, setelah 12 minggu pengobatan, 88% pasien yang menerima pil kunyit (3 pil, yang setara dengan 4 g ) menunjukkan perbaikan dan 1 kasus dapat disembuhkan.
Caranya:
  • Siapkan 2 jari tangan kunyit.
  • Kupas dan bersihkan, diparut, dan ditambahkan dengan air matang.
  • Setelah itu, peras melalui kain bersih.
  • Hasilnya diamkan dan ambillah airnya.
  • Diminum 2x sehari, masing-masing 1 ramuan.
  • Meminumnya di pagi hari sebelum makan dan malam hari sebelum tidur.
5. Lidah Buaya
Ramuan Tradisional Penurun Asam LambungLidah Buaya (Aloe vera; Latin: Aloe barbadensis Milleer) merupakan jenis tanaman yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dan digunakan sebagai peryubur rambut, untuk perawatan kulit dan penyembuhan luka. Tanaman ini dapat ditemukan dengan mudah di daerah kering di Afrika. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manfaat dari tanaman lidah buaya ini berkembang sebagai salah satu bahan baku industri farmasi dan kosmetik, serta sebagai makanan dan minuman kesehatan. Secara umum, lidah buaya merupakan 1 dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri. Aloenin dan magnesiun laktat pada daun lidah buaya diidentifikasi dapat menghambat sekresi asam lambung.
Caranya:
  • Gel segar dari sekitar 1 lembar daun lidah buaya,
  • Dipakai untuk sekali minum.
  • Dalam sehari perlu meminumnya sebanyak 2x.
  • Untuk meningkatkan rasa gel bisa diberi madu secukupnya.
  • Wanita hamil tidak harus mengambil ramuan ini.
6. Pisang
Ramuan Tradisional Penurun Asam LambungPisang adalah nama umum yang diberikan untuk ramuan raksasa tanaman berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa spesies (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M. × paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi disebut sama. Buah ini diatur dalam tandan dengan kelompok-kelompok yang tersusun menjari, yang disebut sisir. Hampir semua pisang memiliki kulit kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna orange, hijau, merah, ungu, atau bahkan hampir hitam. Pisang sebagai makanan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium. Buah ini dapat melindungi membran mukosa akibat peningkatan asam lambung karena mengandung lambung anti-tukak peptik.
Caranya:
  • Pilih pisang yang sudah tua tapi belum matang.
  • Potong pisang menjadi kecil-kesil seperti menyerupai keripik.
  • Keringkan pisang dengan cara diangin-anginkan.
  • Setelah kering, tumbuk atau blender sampai terlihat seperti tepung.
  • Campuran 2 sendok makan bubuk pisang tadi dengan madu, minum di pagi hari dan sore hari.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Artikel Abadi. Template Design By: SkinCorner