Buah Buahan Berserat Tinggi
Buah Buahan yang mengandung serat tinggi - Makanan berserat
sangat diperlukan oleh tubuh terutama untuk membantu pencernaan.Terutama
bagi yang sulit mendapatkan BAB,kemungkinan besar tubuh anda kekurangan
serat.Namun terlalu banyak mendapatkan asupan serat perhari,kurang baik
juga bagi tubuh .Perut Bisa mules mules dan kemudian,,,,.Ciri ciri
utama
buah buahan berserat tinggi adalah banyak mengandung air.
Berikut
ini beberapa buah buahan yang berserat tinggi ,ketahui buah apa saja
dan berapa kandungan serat yang ada.Atau bagi yang bermasalah dengan
perut,serat mungkin berguna.
Buah buahan berserat tinggi:
SemangkaSemangka
mengandung serat sebanyak 0,3 gram per 100 gram bahan. Selain itu,
semangka mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, dan
fosfor.
Semangka bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya tahan
tubuh, memperlambat penuaan, mencegah kanker usus, mengatasi gangguan
liver, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antikanker, sebagai
anti-alergi, membantu menghilangkan kolik (sakit perut yang mendadak),
mengatasi sariawan, menurunkan demam, sebagai antioksidan, dan sebagai
diuretik (pembersih tubuh).
AdvokadoAvokad termasuk
jenis buah yang banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan)
,sehingga bisa digunakan untuk melancarkan saluran pencernaan dan
mencegah konstipasi.
Avokad hijau bermanfaat untuk menanggulangi anaemia, terapi kecantikan, dan membantu regenerasi sel darah merah.
Avokad
hijau juga bisa digunakan untuk mencegah malnutrisi karena kandungan
lemaknya tinggi. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan
kegemukan. Selain serat dan lemak, avokad hijau juga mengandung protein,
vitamin A, kalium, kalsium, dan magnesium.
Jambu MerahJambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.
Jambu
biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus
karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan
untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai
antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan,
melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan
darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor,
dan magnesium.
LeciLeci mengandung serat dengan kadar 1,6 gram per 100 gram bahan.
Daging
buahnya mirip dengan buah lengkeng dan rambutan. Leci bisa digunakan
untuk memperbaiki keadaan kulit. Penderita diabetes millitus sebaiknya
tidak mengonsumsi buah leci karena kadar gulanya tinggi sehingga cepat
menaikkan kadar glukosa darah. Leci mengandung beberapa beberapa zat
gizi, diantaranya sukroko, glukosa, vitamin C, kalsium, magnesium, dan
fosfor
Buah NagaKandungan
serat dalam buah naga sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Selain
serat, buah naga juga mengandung kalium, pektin, magnesium, fosfor, dan
zat besi. Buah naga juga bisa digunakan untuk memperlancar sistem
pencernaan, menurunkan kandungan gula darah, mengatur keseimbangan gula
darah, membantu mengatasi rematik dan asam urat, meningkatkan
kesehatan organ penglihatan, membantu mengontrol kadar kolesterol
darah. Kandungan serat dalam buah naga bisa digunakan untuk
memperlancar proses pencernaan makanan dan mencegah konstipasi. Buah
naga juga mengandung zat antioksidan sehingga bisa digunakan untuk
mencegah kanker.
NanasNanas juga mengandung serat dengan kadar 1 gram per 100 gram bahan
Kandungan
zat gizi dan fitokimia dalam nanas diantaranya vitamin A, vitamin C,
mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Pektin dalam nanas berfungsi
untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu meredakan panas
dalam paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan saluran kandung kemih,
mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati penyakit jantung dan
stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran pencernaan, mencegah
konstipasi, serta mengatasi gangguan anemia (jika dimasak bersama bahan
makanan hewani seperti daging ayam). Selain itu nanas berfungsi sebagai
antikanker dan antioksidan
PepayaPepaya juga mengandung serat dengan kadar 1,3 gram per 100 gram bahan.
Pepaya
mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium,
karbohidrat, dan papain.Papain dalam pepaya berfungsi untuk mengurai
protein dalam usus, dan memperlancar keluarnya air susu. Selain itu,
papain juga merupakan salah satu enzim protease bermanfaat untuk
membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu proses pencernaan
protein.
Pepaya juga mengandung karpaina, yaitu suatu alkaloid
yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung, peluruh cacing,
mengatasi sariawan, mengatasi infeksi, meredakan demam, melancarkan
saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi (sembelit). Jika dicampur
dengan mangga bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan. Selain itu,
sebagai anti-amuba, antikanker, dan antioksidan.
Pir Hijau
Pir hijau sangat baik dikonsumsi anak-anak karena kandungan seratnya tinggi.
Pir
hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, dan pektin. Pir hijau
termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat dengan kadar 2,3 gram
per 100 gram bahan. Pir hijau bisa digunakan untuk meredakan panas
dalam, membantu proses pencernaan, meredakan batuk sebagai antioksidan,
melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi. Sebenarnya
serat yang dibutuhkan anak-anak bisa diperoleh dari sayuran. Namun,
biasanya mereka tidak terlalu suka sayuran
PisangBuah
pisang mengandung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Selain
itu, pisang juga mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi.
Pisang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam dalam lambung, mengobati
gangguan pada lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit
jantung dan stroke, menurunkan demam, mengatasi demam, mengatasi alergi,
dan menurunkan tekanan darah.
Kandungan kalium dan natrium dalam
pisang tergolong tinggi. Kedua zat gizi ini berguna untuk meningkatkan
pertumbuhan sel dan otot, meningkatkan produksi sel darah merah sehingga
bisa mencegah anemia, membantu produksi energi, serta bisa memberikan
kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Kandungan kalium dalam
pisang juga bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah
konstipasi. Pisang juga bisa berfungsi sebagai antioksidan dan
antikanker
MelonMelon mengandung serat sekitar
0,7 gram per 100 gram bahan. Melon juga mengandung karbohidrat, vitamin
A, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Melon bermanfaat
untuk menurunkan kadar kolesterol, menstabilkan tekanan darah, sebagai
antikanker, mengatasi demam, mengobati penyakit jantung dan stroke,
membersihkan sistem sirkulasi darah dari aneka racun, membersihkan
kulit, sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah
konstipasi.
Semoga artikel mengenai
macam buah berserat tinggi dapat bermanfaat.